Kata kunci tumbuhan
Mencari hanya di Tumbuhan perintis/reklamasi   Mencari dalam semua kategori
Ditemukan 58 spesies dibawah kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi

Acacia aulacocarpa A. Cunn. Ex Benth.
Inggris : Brown salwood, hickory wattle, New Guinea brown wattle, New Guinea wattle
Indonesia :

Semak atau pohon besar, tinggi 3-40 m berdiameter 1 m. Daun berbentuk seperti bulan sabit dengan ujung daun runcing berukuran panjang 5-15 cm dan lebar 0.6-3.5 cm. Permukaan daunnya halus berwarna hijau pucat atau hijau keabuan dengan 3 urat daun longitudinal yang jelas. Perbungaan bulir, panjangnya 2 - 6 cm, berwarna kuning, terdapat 3 bulir dalam satu tangkai bunga; tangkai bunga berukuran 2 - 8 mm dan diselaputi sisik kecil berbentuk seperti sekam (bran-like scales); bunga terdiri dari 5 petal, biseksual; Kelopak bunga berbentuk mangkuk, dengan panjang 0.5-1 mm, tipis dan halus, berlobus dengan panjang 0.2-0.3 mm; Mahkota bunga 1.2-1.9 mm, berlobus hingga ke tengah, halus tidak berisisk, panjangnya 2-3 kali panjang kelopak bunga; stamen banyak dengan panjang 2.5-3 mm; panjang ovarium 0.5 mm, diselaputi rambut-rambut halus atau sisik. Buah kering, panjangnya 10 cm x 2 cm, berwarna coklat terang, dengan garis belah memanjang yang jelas, permukaannya mengkilap dan halus dengan urat-urat berwarna coklat gelap, sering kali terpuntir ketika tua. Biji berbentuk elips, berukuran panjang 5-8 mm dan lebar 2.5-3.5 mm, berwarna hitam mengkilap, berjajar melintang di dalam buah keringnya, dengan selaput biji terminal berwarna pucat.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Acacia aulacocarpa A. Cunn. ex Benth. var. macrocarpa Benth. (1864), Acacia lamprocarpa O. Schwarz (1927), Racosperma aulacocarpum (A. Cunn. ex Benth.) Pedley (1987).

Acacia auriculiformis A. Cunn. Ex Benth.
Inggris : Northern black wattle (Australian standard trade name), ear-pod wattle, tan wattle , . Malaysia: akasia kuning. Papua New Guinea: Papua wattle. Philippines: Japanese acacia, auri. Cambodia: smach`t-:hs. Thailand: krathin-narong (Bangkok).
Indonesia : Akasia

Pohon dengan tinggi hingga mencapai 30 m, bergaris tengah 50 cm. Kulit batang berwarna abu atau coklat. Bentuk daun seperti bulat sabit dengan panjang 10-16 cm dan lebar 1-3 cm, permukaan daun halus berwarna hijau keabuan dengan 3 - 4 tulang daun longitudinal yang jelas. Perbungan aksiler berbentuk bulir dengan panjang 7-10 cm yang selalu berpasangan; panjang tangkai bunga 5-8 mm; bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota yang berukuran 1,7 - 2 mm, biseksual, kecil, berwarna kuning emas, dan wangi; daun kelopak bunga berbentuk bulat berukuran 0.7-1 mm; benang sari banyak, dengan ukuran 3 mm; ruang bakal buah diselaputi banyak rambut-rambut pendek dan halus. Buah kering, panjangnya 6.5 cm dan 1-2.5 cm, berkayu, berwarna coklat, tepinya bergelombang, awalnya lurus namun ketika buahnya semakin tua akan terpuntir berbentuk spiral yang tidak teratur. Biji berbentuk bulat telur hingga elips, berukuran panjang 4-6 mm dan lebar 3-4 mm, berwarna hitam mengkilap, keras, tangkai biji panjang berwarna kuning atau merah.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Racosperma auriculiforme (A. Cunn. ex Benth.) Pedley (1986). Acacia auriculaeformis A. Cunn. ex Benth. is a formerly commonly used orthographic variant of Acacia auriculiformis.

Acacia crassicarpa A. Cunn. Ex Benth.
Inggris : Northern wattle, Papua New Guinea red wattle
Indonesia :

Pohon berukuran kecil atau sedang, tingginya dapat mencapai 25(-30) m; batang lurus tegak berdiameter 50 cm. Kulit batang berwarna coklat keabuan, keras dan kulit batang dalam berwarna merah dan berserat. Daun berbentuk seperti bulan sabit, panjang 8-27 cm dan lebar 1-4.5 cm, berwarna hijau keabuan; memiliki 3 urat daun utama yang jelas, kekuningan. Perbungan bulir berwarna kuning cerah, panjangnya 4-7 cm; tangkai bunga tebal, panjangnya 5-10 mm; mahkota bunga 5 helai yang panjangnya 1.3-1.6 mm, biseksual; daun kelopak bunga, panjang 0.5-0.7 mm; benang sari panjangnya 2-3 mm; buah kering, berbentuk bulat telur, pipih, panjang 5-8 cm dan lebar 2-4 cm, berwarna coklat kusam. Biji berbentuk memanjang, panjang 5-6 mm dan lebar 2-3 mm, berwarna hitam.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Racosperma crassicarpum (A. Cunn. ex Benth.) Pedley (1987).

Acacia leptocarpa A. Cunn. Ex Benth.
Inggris :
Indonesia :

Pohon kecil, tinggi 12 m dengan garis tengah batang hingga mencapai 25 cm, permukaan kulit kayu pecah dalam memanjang, kulit kayu dalam berwarna merah; daun berbentuk seperti bulan sabit, panjang (10-)12-21(-26) cm dan lebar 1-2.6 cm, memiliki 3 urat daun utama yang memanjang dan kekuningan; perbungaan bulir, terdiri dari 3 helai daun bunga, tiap helai panjangnya 1.6-2.4 mm; buah kering, panjang 4-12 cm dan lebar 0.3 cm, agak berkayu.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Racosperma leptocarpum (A. Cunn. ex Benth.) Pedley (1987).

Acacia mangium Willd.
Inggris : Brown salwood, black wattle, hickory wattle
Indonesia : Tongke hutan, mangge hutan

Pohon berukuran sedang hingga besar, tinggi dapat mencapai 35 m, batang bergaris tengah 90 cm, kulit batang berwarna ciklat keabuan hingga coklat tua; daun lurus di satu sisi dan melengkung di sisi lain (seperti bulan sabit dengan cekungan dangkal), panjang 25 cm dan lebar 3.5-9 cm, memiliki 4 (atau 5) urat daun utama yang memanjang; perbungaan bulir, panjang bunga 1.2-1.5 mm, terdiri dari 5 daun bunga; buah kering lurus atau melingkar, panjang 10 cm dan lebar 0.3-0.5 cm, berkayu.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Racosperma mangium (Willd.) Pedley (1987).

Acacia nilotica (L.) Willd. Ex Del.
Inggris : Babul acacia, Egyptian thorn
Indonesia :

Pohon kecil atau sedang, tinggi kurang dari 10 m tapi terkadang dapat mencapai 20 m, bergaris tengah batang 60(-80) cm, tajuk pohon berbentuk payung; kulit batang coklat gelap, permukaannya bercelah dalam memanjang dengan ketebalan 1-1.5 cm; daun berseling, majemuk menyirip ganda, tipis seperti selaput, elips atau memanjang, panjang 3-6 mm dan lebar 1-2 mm, pangkal daun bulat atau tidak memiliki bentuk sama (oblique), ujung daun tumpul, tepi daun rata; bunga sangat kecil, terdiri dari 5 daun bunga yang tersusun dalam tangkai bunga yang panjangnya 1-3 cm; buah kering memanjang dan pipih, panjang 7.5-15 cm dan lebar 1-2 cm, berwarna hitam ketika tua, terdiri dari 5 - 12 biji. Biji bulat telur melingkar, pipih, panjang sekitar 5 mm x 4 mm, dan hitam.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Acacia arabica (Lamk) Willd. (1806).

Alnus Miler
Inggris : alder ; - Alnus japonica: Japanese alder; - Alnus nepalensis: Indian, Nepal or Nepalese alder
Indonesia :

Semak berumah satu atau pohon bertajuk lebat; kulit batang berwarna abu dan halus; daun tunggal, berseling; bunga majemuk beruntai-untai (catkin) lepas, 3 bunga pada satu tangkai bunga, uniseksual; untai bunga jantan terjulai, terdiri dari 4 daun bunga yang saling berlekatan; bunga betina pendek, berbulir tegak, terdiri atas dua kelompok bunga yang disangga oleh 4 daun pembalut (bracteola), tanpa perhiasan bunga; tangkai putik 2; buah seperti kerucut beruntai, berkayu; buah kecil diselubungi lapisan kulit yang keras (nut), satu buah terdiri dari satu biji, memiliki mahkota putik yang tertinggal; Biji tidak berdaging; - Alnus japonica. Semak berdaun luruh atau selalu hijau atau pohon kecil, tinggi 3-10(-20) m; bentuk daun bulat telur memanjang (ovate-oblong) sampai elips memanjang (elliptical-oblong), panjang 6-9.5(-13) cm dan lebar 2.7-5 cm, tepi daun bergigi, ujung daun meruncing, 6 - 7 pasang urat daun lateral; tangkai daun langsing, panjang 1-3 cm. Untai bunga jantan, panjang 3-5 cm dan lebar 3-5 mm. Untai bunga betina tersusun di bagian terminal rasemosa berbentuk kuncup kecil, panjang 1.5-2.5 cm dan lebar 1 cm, panjang tangkai untai 0.5 cm. Buah keras (nut) berbentuk bulat telur, bergaris tengah 3 mm termasuk sayap.; - Alnus nepalensis. pohon luruh atau semiluruh, tinggi 8-15(-33) m, garis tengah batang 80(-200) cm, kulit batang tebal, hijau tua atau abu tua, banyak terdapat lenti sel. Bentuk daun bulat telur sampai memanjang, panjang 6-21 cm dan lebar 4-10 cm, tepi daun beringgit dangkal hingga hampir rata (shallowly crenate to subentire), ujung daun runcing hingga meruncing, pangkal daun bulat hingga runcing, dengan 12 - 16 pasang urat daun lateral; tangkai daun kuat, panjang 1.5-2 cm. Untai bunga jantan berkelompok di ujung membentuk malai, panjang 16 cm; panjang tiap untai 10-16(-25) cm, berwarna kuning. Perbungaan bunga betina berbentuk pendek, setiap tongkol aksiler terdiri dari 3-8 untai; tiap untai berukuran panjang 1.0-1.7 cm dan lebar 0.6-0.7 cm; tangkai bunga 3-6 mm. Buah kering keras (nut), ujungnya berlekuk, bergaris tengah 2 mm (termasuk panjang sayap).
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim :

Anacardium accidentale L.
Inggris : cashew
Indonesia : jambu monyet

Tumbuhan berupa pohon yang tingginya - 12 m, mempunyai banyak percabangan. Daun berseling, berbentuk bulat telur sungsang hingga bulat telur sungsang lonjong yang meruncing ke pangkal daun, daun muda berwarna merah-kecoklatan kemudian akan menjadi hijau tua cerah. Perbungaan terdapat di ujung cabang-cabangnya, bentuk malai, wangi, berwarna putih ketika mekar dan berangsur-angsur menjadi merah jambu-kemerahan. Buah berbentuk ginjal, berwarna coklat keabuan, lapisan buah luar keras dan mengandung resin, tangkai buah membesar dan kemudian tenggelam, berbentuk sperti buah pear, permukaannya mengkilap, berwarna kuning hingga merah, berdaging lembut dan berair. Biji berbentuk ginjal dengan lapisan penutup biji berwarna coklat kemerahan, memiliki dua kotiledon yang besar.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim :

Anthocephalus chinensis (Lamk) A. Rich. Ex Walp.
Inggris : Kadam, cadamba, common bur-flower tree
Indonesia :

Pohon berukuran besar dengan tinggi hingga mencapai 45 m, batang bundar dan tegak, memiliki diameter batang 100(-160) cm namun umumnya lebih kecil; daun-daun berukuran panjang 13-32 cm dan lebar 7-15 cm, ujung daun runcing hingga meruncing, memiliki tangkai daun yang jelas berukuran 2.5-6 cm; kepala bunga (flower heads) memiliki lebar 3-5 cm, bagian atas bakal buah beruang 4.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Anthocephalus indicus A. Rich. (1830), Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq. (1856), Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser (1984).

Antidesma bunius (L.) Sprengel
Inggris : Bignay, Chinese laurel, salamander tree
Indonesia : Buni

Pohon luruh, tinggi 3-10(-30) m, batang lurus. Daun berseling, berbentuk lanset-memanjang (oblong-lanceolate), panjang 19-25 cm dan lebar 4-10 cm, dasar daun tumpul atau membulat, ujung daun runcing atau tumpul dengan tepi daun rata, permukaan daun mengkilap, tulang daun utama jelas tampak di permukaan bawah daun, panjang tangkai daun mencapai 1 cm. Perbungaan terminal atau aksiler, berbentuk bulir (spicata) atau rasemosa yang sempit (narrowly spicate or racemose), memiliki banyak bunga, panjangnya 6-20 cm; bunga jantan duduk, kelopak bunga berbentuk mangkuk (cupular) yang terdiri dari 3 - 4 kelopak pendek, tiap kelopak berbentuk bulat, benang sari 3 - 4, berwarna kemerahan; bunga betina bertangkai, kelopak bunga berbentuk mangkuk-lonceng, memiliki 3 - 4 lobus yang berukuran sekitar 1 mm x 2 mm, ovarium berbentuk bulat telur, kepala putik 3 - 4, dengan diskus kecil; pada bunga betina, terdapat jumlah bunga yang besar. Buah basah berdaging (drupe) berbentuk bulat telur atau bulat, bergaris tengah 8-10 mm, berwarna merah kekuningan hingga violet kebiruan, berair. Biji berbentuk bulat telur memanjang, berukuran panjang 6-8 mm dan lebar 4.5-5.5 mm.
Kategori : Tumbuhan perintis/reklamasi
Sinonim : Stilago bunius L. (1767), Antidesma rumphii Tulasne (1851), Antidesma dallachyanum Baillon (1865-1866).

1 2 3 4 5 6
© 2010 Programming and Design by Wardiyono (YHA)