| Ditemukan 57 spesies dibawah kategori : Tumbuhan pantai | |
|
 |
Acanthus ilicifolius L.
Inggris : Sea holly
Indonesia : Jeruju
Semak besar, tegak atau merambat, tinggi mencapai 1.5 m, jarang bercabang, gundul, dilengkapi dengan akar udara. Daun lonjong, rapat atau terputus, daun gagang melanset, daun gantilan lonjong-melanset. Kelopak bunga membundar telur sungsang-lonjong, bersilia, mahkota membundar telur sungsang, warna biru muda sampai biru terang, tabung mahkota putih. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Acanthus volubilis Wallich (1831).
|
 |
Albizia lebbeck
Inggris : Siris, koko, East Indian walnut
Indonesia : Tekik
Pohon yang meranggas, mempunyai banir yang tingginya mencapai 3 m, apabila tumbuh di daerah terbuka seringkali lebih besar. Pepagan kasar, abu-abu, agak menyerpih; pepagan bagian dalam kemerahan. Daun menyirip dengan 1-5 pasang anak daun, anak daun terdiri atas 3-11 pasang. Daun berbentuk lonjong sampai lonjong-menjorong, asimetris, warna daun mula-mula hijau terang dan menggulung pada malam hari. Perbungaan di ujung atau di ketiak, bergerombol yang terdiri dari 15-40 bunga, seringkali teridiri atas 2 atau lebih gerombol pada satu ketiak. Polong melonjong gepeng, yang tampak menggembung ketika ada biji, mengkilap, warna kekuningan muda dan merekah bila masak. Biji 3-12 per polong, menjorong pipih, warna coklat. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Mimosa lebbeck L. (1753), Mimosa sirissa Roxb. (1832), Albizia latifolia Boivin (1838).
|
 |
Ardisia humilis Blume
Inggris :
Indonesia :
Semak atau pohon kecil mencapai tinggi 5 (--10) m. Daun membundar telur sungsang sampai oblong sempit, dengan banyak bintik-bintik kelenjar. Perbungaan tandan di ketiak, sering berbentuk payungan; mahkota kemerahan-ungu. Buah 6-8 mm diameternya. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim :
|
 |
Barringtonia asiatica Kurz
Inggris : Sea putat .
Indonesia : Keben
Pohon tumbuh tegak dengan batang tampak bekas tempelan daun yang besar. Daun membulat telur sungsang atau lonjong-membulat telur sungsang. Perbungaan berbentuk tandan dan letaknya diujung, jarang di ketiak, kelopak bunga hijau seperti tabung panjang, daun mahkota putih, menjorong, benang sari memerah di ujung, putik memerah di ujung. Buahnya membundar telur, menirus ke ujung, menetragonal tajam ke pangkal yang mengggubang, bila muda berwarna hijau setelah tua menjadi coklat. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Synonym Barringtonia speciosa J.R. Forster & J.G. Forster (1776).
|
 |
Breynia cernua Muell. Arg.
Inggris : Breynia
Indonesia : Gembiran
Semak pendek tapi kadang hingga 7 m tingginya. Daun membundar telur, warna hijau muda di permukaan atas, agak keabu-abuan berlapis lilin di permukaan bawah. Bunga jantan hijau, bunga betina merah. Buah merah berubah hitam saat tua. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Phyllanthus cernuus Poiret (1804), Melanthesa rubra Blume (1825), Breynia rubra (Blume) Mull. Arg. (1866).
|
 |
Bruguiera gymnorhiza Lam.
Inggris : Black mangrove, Burma mangrove .
Indonesia : Bakau
Pohon berukuran sedang, berbanir dan berakar nafas. Pepagan abu-abu sampai hampir hitam, berlekah kasar, biasanya dengan lentisel besar bergabus pada banir dan pangkal batang. Percabangan sebagian besar simpodial. Daun berhadapan silang, tunggal dan mengutuh, menjangat, menjorong sampai melonjong, agak merah. Bunga soliter, umumnya menunduk, warna merah menyala pada lekukan luar; kelopak merah sampai merah oranye. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Bruguiera rheedii Blume (1827), Bruguiera cylindrica (non Blume) Hance (1879), Bruguiera conjugata Merr. (1914).
|
 |
Bruguiera sexangula Poir.
Inggris : Black mangrove .
Indonesia : Bakau
Pohon mempunyai banir dan cenderung membentuk akar tunggang yang tidak membusur seperti papan, mempunyai akar nafas melutut, membentuk akar horisontal dan jangkar. Pepagannya halus, keabu-abuan sampai coklat muda dengan beberapa lentisel besar dan bergabus, terutama pada banir. Daun berhadapan silang, menjorong sampai lonjong-menjorong, jarang melanset sungsang, warna hijau muda, mengutuh. Bunga soliter, merunduk, hijau, kuning atau kecoklatan; kelopak menabung, kuning, coklat-kekuningan atau agak merah, tidak pernah merah menyala, daun mahkota bercuping 2, keputihan berubah kekuningan-coklat, berjumbai padat dengan rambut sepanjang tepi luar, setiap daun mahkota menyelubungi sepasang benang sari. Buah bani, berurat nyata, terbungkus kelopak. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Rhizophora sexangula Lour. (1790), Bruguiera eriopetala Wight & Arnott ex Arnott (1838).
|
 |
Caesalpinia bonduc Wight & Arn.
Inggris : Bonduc nut, fever nut .
Indonesia :
Liana dengan ranting biasanya berduri. Daun menyirip genap, dengan 6-11 pasang pinak, pinak daun berhadapan sampai agak berhadapan, pangkal membundar, ujung membundar sampai meruncing. Perbungaan tandan atau malai supra-aksiler atau terminal, bunga berkelamin tunggal. Polong tertutup oleh duri berambut yang panjang, berbiji 1-2, bisa masak merekah. Biji membulat telur, halus berwarna abu-abu. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Guilandina bonduc L. (1753), Caesalpinia bonducella (L.) Fleming (1810).
|
 |
Calophyllum inophyllum L.
Inggris : Alexandrian laurel, Borneo mahogany
Indonesia : Nyamplung
Pohon medium, tinggi mencapai hingga 35 m, tanpa banir. Daun menjorong, membundar telur, membundar telur sungsang atau lonjong, membundar sampai membaji pada pangkal, membundar, bertakik atau agak meruncing pada ujung. Perbungaan di ketiak, umumnya tidak bercabang tetapi kadang-kadang dengan cabang, setiap cabang 3 bunga, perbungaan terdiri atas 5-15(-30) bunga. Buah membulat sampai membulat telur sungsang, panjang 25-50 mm, dengan lapisan bagian luarnya cukup tipis dan kompak, warna keabu-abuan-hijau. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim :
|
 |
Calotropis gigantea Dryand.
Inggris : Crown flower, giant Indian milkweed (En).
Indonesia : Biduri
Semak besar atau pohon kecil, batang tegak. Daun menjorong lebar sampai lonjong-membundar telur sungsang. Perbungaan terbatas, cuping kelopak membundar telur lebar, cuping segitiga, berwarna lilac muda, krem ke arah ujung. |
Kategori : Tumbuhan pantai
Sinonim : Asclepias gigantea L. (1753).
|
|
|