Kata kunci tumbuhan
Mencari hanya di Biopestisida   Mencari dalam semua kategori
Ditemukan 35 spesies dibawah kategori : Biopestisida

Acorus calamus Linn.
Inggris : Sweet flag, sweet root, calamus
Indonesia : Daringo

Herba, tahunan dengan ketinggian ± 75 cm, membentuk rimpang, putih kotor. Daun tunggal, bentuk lanset, ujung runcing, tepi rata, pangkal memeluk batang, hij'au. Perbungaan majemuk, bentuk bongkol, ujung meruncing, di ketiak daun, putih. Buah coklat.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Acorus terrestris Spreng. Acorus asiaticus Nakai.

Aglaia odorata Lour.
Inggris : Culan
Indonesia : Daun pacar cina

Perdu, tinggi 2 - 6 m, batang berkayu, bercabang banyak, tangkai berbintik-bintik hitam. Daun majemuk menyirip ganjil yang tumbuh berseling, anak daun 3 - 5. Anak daun bertangkai pendek, bentuk bundar telur sungsang, panjang 3 - 6 cm, lebar 1 - 3,5 cm, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, permukaan licin mengilap terutama daun muda. Bunga dalam malai rapat, panjangnya.5 - 16 cm, warna kuning, dan harum. Buah buni, bulat lonjong, warnanya merah, panjang 6 - 7 mm, dengan ruang 1 - 3, biji 1 - 3.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Aglaia chaudocensis Pierre , Aglaia duperreana Pierre , Aglaia oblanceolata Craib .

Azadirachta indica A. Juss.
Inggris : bird`s-eye kalantas, nim, margosa, cornucopia, margosier, margosa tree
Indonesia : Mimba, kayu bawang

Pohon ini tingginya mencapai 20 m dan gemangnya 100 cm, batangnya agak bengkok dan pendek, gubalnya berwarna kelabu, terasnya berwarna merah dan keras. Tajuk rapat, berbentuk oval dan besar. Selalu hijau tidak menggugurkan daun pada musim panas dan kering yang ekstrim. Daunnya majemuk 7-17 pasang pertangkai, berbentuk lonjong dan bergigi. Daun sangat pahit dan bijinya mengeluarkan bau seperti bawang putih.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim :

Brucea javanica Merr.
Inggris : false sumac, java brucea fruit
Indonesia : Kwalot, buah makassar

Perdu atau pohon kecil tegak, tinggi hingga 10 m dengan rambut halus dan ikal. Daunnya tersusun spiral, bersirip ganjil, anak daun 3 - 15, berhadapan dengan tangkai yang pendek, bundar telur lonjong hingga bunda telur melanset, tulang daun sekunder tidak bercabang dan berakhir di kelenjar daun. Perbungaan diketiak daun, berbulu, menggarpu kecil, . Bunga tunggal, kecil, putih kehijauan sampai merah kehijauan atau ungu. Buah terdiri atas 1 - 4 anak buah batu yang berdaging, warna hitam keunguan ketika kering. Biji bulat telur dengan kulit biji yang tipis dan endosperma tipis.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Brucea sumatrana Roxb., Brucea amarissima (Lour.) Desv. ex Gomes .

Carica papaya Linn.
Inggris : Papaw
Indonesia : Pepaya

Pepaya merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun pepaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris.bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipotong melintang.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim :

Chrysanthemum cinerariaefolium Vis.
Inggris : Pyrethrum
Indonesia : Bunga chrisan, piretrum, seruni

Terna, tinggi 0,5-1 m. Batang tegak, bulat, sedikit bercabang, permukan kasar, hijau. Daun tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal membulat, tepi bertoreh, pertulangan menyirip, tebal, permukaan kasar, hijau. Bunga majemuk, bentuk cawan, di ketiak daun atau ujung batang, garis tengah 3-5 cm, kelopak bentuk cawan, ujung runcing, hijau, benang sari dan putik halus, berkumpul di tengah bunga, mahkota lonjong, lepas, panjang 3-8 mm, kuning. Buah lonjong, kecil, ditutupi selaput buah, masih muda putih setelah tua hitam.Biji lonjong, kecil, hitam. Akar tunggang, putih.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim :

Clitoria ternatea Linn.
Inggris : Butterfly pea, ordofan pea, blue pea, Asian pigeon-wings
Indonesia : Bunga biru, bunga telang

Terna memanjat, melata atau tak beraturan dengan rimpang berkayu. Batang lampai dengan panjang 0.5-3 m, berbulu atau gundul, kadang-kadang pangkalnya agak tegak. Daun menyirip dengan 5-7 helai, berbentuk menjorong, lonjong, lonjong-melanset atau hampir membundar, permukaan daun bagian atasnya gundul, sedangkan permukaan bawahnya berbulu. Bunga di ketiak, tunggal atau berpasangan, berwarna putih atau putih kehijauan seringkali dengan pinggiran biru atau seluruhnya biru seringkali daerah dasar tengah berwarna kuning atau kehijauan, berbulu tebal, tepinya kadang-kadang bersilia. Polong berbentuk memita-lonjong, gundul atau dengan campuran rambut panjang melekap dan rambut yang sangat pendek. Biji berjumlah 8-10, menjorong, lonjong atau lonjong-mengginjal, berwarna hijau zaitun, coklat muda atau coklat kemerahan tua dengan loreng gelap atau hampir gelap.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Clitoria zanzibarensis Vatke , Clitoria tanganicensis Micheli, Clitoria mearnsii De Wild.

Cosmos caudatus H.B. & Kunth
Inggris : Cosmos
Indonesia : Kenikir

Tumbuhan herba, semusim, tinggi 0,5 - 1,5 m. Batang tegak, beralur dan mempunyai banyak percabangan. Daun majemuk bentuk lanset dengan ujung yang meruncing, warna hijau, tepi daun bergerigi. Bunga majemuk mempunyai tangkai bunga, bunga berbentuk seperti cawan warna kuning, setiap di bawah bunga terdapat daun pembalut warna hijau berbentuk seperti lonceng. Buah keras, bentuk jarum, ujung berambut, masih muda hijau setelah tua cokiat. Biji keras, kecil, bentuk jarum, panjang ± 1 cm, hitam.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Cosmos bipinnatus Ridley non Cavanilles.

Crinum asiaticum Linn.
Inggris : Crinum lily, poison bulb
Indonesia : Bakung

Terna yang bervariasi tingginya dengan umbi lapis, pada umbinya banyak tunas kuncup muncul, dan mempunyai batang palsu yang ditutupi oleh pelepah daun tua. Daun menjorong sempit sampai lebar, semi-tegak, margin mengutuh, licin. Bunga seperti payungan dengan 10—50 bunga, tangkai bunga panjang, warna pucat, bunga harum pada malam hari, tabung mahkota lurus, warna putih, kadang merah muda, kepala sari kuning, berubah ungu. Buah kapsul, agak membulat, berparuh, perikarp berdaging, hijau kekuningan, berbiji 1—5. Biji membulat telur, sering bersudut.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Crinum amabile Donn., Crinum macrantherum Engl., Crinum defixum auct. non Ker Gawl., Crinum macrophyllum Hallie.

Cuminum cyminum Linn.
Inggris : Cumin, Roman caraway
Indonesia : Jinten

Jintan putih merupakan herba tahunan, batangnya menggalah bagian yang hijau biasanya ditutupi oleh bunga, berdiameter 3 mm, cabang hanya ada di bagian atas batang. Daun berselang, majemuk, berwarna biru hijau, lembaran daun terdiri atas 3 lembar anak daun bentuk benang, setiap anak daun membentuk 2 - 3 belahan kedalam benang-benang. Perbungaan majemuk, bentuk memayung, diameter hingga 3.5 cm, daun pelindungnya sebanyak bungan pitaya, terdapat dipangkal bunga sebagai pelepah, bentuk menggaris, bunga pita utama terdiri atas 2 - 10 per bunga, dengan panjang yang tidak sama, bunganya biseksual, warnanya putih pada pangkalnya dan kemerahan pada ujungnya. Buahnya bulat telur lonjong, tegak atau agak membengkok, warna kuning coklat. Biji dengan kulit biji yang menempel pada dinding buahnya, endopsermanya abu-abu.
Kategori : Biopestisida 
Sinonim : Ligusticum cuminum (L.) Crantz , Cuminum odorum Salisb. .

1 2 3 4
© 2010 Programming and Design by Wardiyono (YHA)