| Ditemukan 33 spesies dibawah kategori : Identitas propinsi | |
|
Amorphophallus titanum Becc.
Inggris :
Titan Arum
Indonesia : Bunga Bangkai, Suweg Raksasa
Bunga Bangkai termasuk di dalam suku talas-talasan (Araceae), tumbuh secara liar dan jarang hidup merumpun. Dari satu umbi biasanya muncul satu tunas saja. Umbi yang sudah dewasa garis tengah dapat mencapai 80 cm. Daunnya disebut daun majemuk yang tangkai daunnya disebut sebagai batang semu yang berwarna hijau dengan bercak-bercak putih seperti kulit ular, serta mencapai tinggi 3 m dengan garis tengah 30 cm. Perbungaannya berbentuk tongkol dengan bunga jantan dan bentinanya menempel pada tongkolnya. Bunga jantan terletak pada bagian atas tongkol, sedangkan bunga betinanya terdapat pada bagian pangkal tongkol. Bunga betina masak lebih dahulu dari bunga jantan, sehingga jenis ini memerlukan bunga jantan yang berasal dari perbungaan yang lain. Bau busuk inilah yang mengundang serangga (lalat) untuk datang dengan harapan membawa serbuk sari dari perbungaan yang lain. Perbungaan ini tingginya bisa mencapai 2 m dengan lebar mahkota bunga/spadik 1,5 m serta warnanya bervariasi dari merah lembayung sampai kehijauan. Hal yang unik serta menjadi dasar perlunya jenis ini dilindungi dari kepunahan adalah siklus pertumbuhannya. Dalam pertumbuhannya sampai dewasa ada 3 tahap, pertumbuhan vegetatif merupakan tahap dimana umbi tersebut menghasilkan daun saja. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Borassus flabellifer Linn.
Inggris :
Toddy palm, wine palm, Asian palmyra palm
Indonesia : Lontar
Palem yang mempunyai batangtunggal, dapat mencapai tinggi 30 m ini berbatang kasap, agak kehitam-hitaman, dengan penebalan sisa pelepah daun di bagian bawah. Tajuknya rimbun dan membulat, daun-daun tuanya terkulai tetapi tetap melekat di ujung batang. Pelepah pendek, agak jingga, bercelah dipangkal, berijuk. Pelepah dan tangkai daun tepinya berduri hitam tidak teratur. Daun seperti kipas, bundar, kaku, bercangap menjari, hijau keabu-abuan. Perbungaan berumah dua, menerobos celah pelepah, menggantung. Bunga betinanya kadang-kadang bercabang sedang bunga jantan bercabang banyak. Bunga berwama putih susu, berkelompok, tertanam pada tongkolnya. Buah agak bulat, bergaris tengah 7 - 20 cm, ungu tua sampai hitam, pucuknya kekuningan. Buah berisi 3 bakal biji. Daging buah muda warna putih kaca/transparan, daging buah dewasa/tua warna kuning kemudian berubah menjadi serabut. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim : Borassus flabelliformis L.
|
Bouea macrophylla Griff.
Inggris :
Gandaria
Indonesia : Gandaria, kundangan, ramania
Pohon, tinggi mencapai 27 m, kulit batang beralur coklat terang, percabangan sering kali melengkung, menyiku atau mendatar. Daun bundar telur memanjang sampai lanset atau jorong, panjang 11— 45 cm dan lebar 4 - 13 cm, berhadapan silang, tunggal, menjangat, mengkilat, tepi rata, pangkal runcing sampai membaji, ujung runcing sampai melancip. Perbungaan aksiler dan berbentuk malai, panjang 4 - 12 cm. Bunga berkelipatan empat, kecil, cuping kelopak membundar telur melebar, daun mahkota lonjong sampai bundar telur terbalik dan berwarna kekuningan yang segera berubah menjadi coklat. Buah pelok, agak bulat, bergaris tengah 2,5 - 5 cm, kuning sampai orange, rasanya asam sampai manis dengan bau terpentin yang cukup khas. Berdasarkan rasa buah ada beberapa kultivar yang tumbuh di Kalimantan, yaitu `Hintalu` adalah kultivar yang rasanya sangat asam, sedangkan Ramania Pipit` dan `Ramania Tembaga` adalah kultivar yang rasanya manis ( berdaging buah merah gelap). |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim : Bouea gandaria Blume ex Miq.
|
Cananga odorata (Lamk.) Hook.f.
Inggris :
Ylang-ylang
Indonesia : Kenanga
Kenanga ada dua macam : (1) Berbentuk pohon dengan tinggi 10 - 40 m. Bunga menggantung dalam rangkaian 1 - 3 buah. Menghasilkan bunga yang bermahkota lebar dan berbau wangi, akan tetapi bunganya mudah gugur. (2) Berbentuk perdu dengan tinggi 2 - 3 m, yaitu var. fruticosa (Craib) Sincl. bunganya kurang menarik dan kurang wangi. Berbunga sepanjang tahun. Tidak pernah membentuk buah. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Coelogyne pandurata Lindl.
Inggris :
Black Orchid
Indonesia : Anggrek hitam
Anggrek epifit dengan umbi semu bundar panjang 12 - 15 cm, lebar 5 - 7 cm. Daun berbentuk lonjong warna hijau dengan panjang 40 - 50 cm, lebar 2 -10 cm; jumlah bunga dalam tiap tandan 1 - 14 kuntum atau lebih. Garis tengah tiap bunga 10 cm. Daun Kelopak berbentuk lanset, melancip, berwama hijau muda, panjang 5 - 6 cm, lebar 2 -3 cm. Daun mahkota berbentuk lanset melancip berwarna hijau muda bibir menyerupai biola, tengah-tengahnya terdapat 1 alur, pinggirnya mengeriting, berwama hitam kelam atau coklat tua. Buah berbentuk jorong, panjang 7 cm, lebar 2 - 3 cm; bunga tidak banyak yang jadi buah. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Cyrtostachys renda Blume
Inggris :
Lipstick palm, scarlet palm, sealing wax palm, red palm
Indonesia : Pinang merah, palem lipstik
Palem Merah mempunyai ciri batangnya berkayu, berbentuk lurus, pohon memiliki ketinggian 6 -14 m, tumbuh berumpun dengan anakan tersebar disekeliling induknya, batang tidak besar dan daunnya bersirip agak melengkung dengan anak-anak daun agak kaku, warna hijau cemerlang, pelepah daunnya mempunyai ciri khas berwarna merah dari pangkal pelepah daun hingga ujungnya. Pinang Merah dikenal ada 2 jenis yaitu Cyrtostachys lakka dan Cyrtostachys renda. Jenis Cyrtostachys lakka mempunyai warna merah lebih jelas dan ukuran buahnya lebih besar dibanding dengan Cyrtostachys renda. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Dendrobium phalaenopsis Fitzg.
Inggris :
Cooktown Orchid
Indonesia : Anggrek Larat
Batangnya berbentuk gada, di pangkal kecil, di tengah membesar, ke ujung mengecil lagi. Daun berbentuk lanset, ujung tidak simetris, panjang kira-kira 12 cm, dengan lebar kira-kira 2 cm. Bunga tersusun dalam rangkaian yang berbentuk tandan, yang tumbuh pada buku-buku batangnya, agak menggantung, panjang kurang lebih 60 cm; jumlah bunga tiap tandan 6 - 24 kuntum. Masing-masing bunga bergaris tengah kurang lebih 6 cm. Daun Kelopak berbentuk lanset, berwarna keunguan. Daun Mahkota lebih pendek, tetapi lebih lebar dari pada kelopaknya; pangkalnya sempit; ujungnya runcing dan berwarna keunguan. Bibir bertajuk tiga membentuk corong; tajuk tengahnya lebar, runcing atau meruncing, berwarna keunguan. Buah berbentuk jorong, panjang 3,2 cm namun bunganya jarang menjadi buah. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Dendrobium utile J.J. Smith
Inggris :
Indonesia : Anggrek serat
Anggrek epifit. Umbi semunya tumbuh merumpun dengan rimpang berruas pendek sehingga membentuk roset seperti paku sarang burung (kadaka) dan menarik untuk dipelihara dalam pot sebagai tanaman hias. Umbi semu yang langsing dan memanjang agak pipih serta mengeras dan menyempit keujungnya, berwarna hijau kekuning-kuningan. Daun di ujungnya daun tunggal yang berbentuk lanset. Bunga keluar dari lipatan pangkal daun, berkelopak dan daun mahkota yang sempit memanjang berwarna kekuningan. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim : Diplocaulobium utile Krzl
|
Diospyros celebica Bakh.
Inggris :
Black ebony
Indonesia : Eboni
Pohon vang lurus batangnya ini dapat mencapai tinggi 40 m dengan garis tengah batang 100 cm dan sering berbanir besar. Kulit batangnya beralur dan mengelupas kecil-kecil, berwarna coklat-hitam. Daunnva tungal berseling, berbentuk jorong memanjang, permukaan bawahnya berbulu dan berwarna hijau abu-abu. Permukaan atas daun tidak berbulu dan berwarna hijau tua. Bunganya mengelompok pada ketiak daun, berwarna putih. Buahnya bulat telur, berbulu dan berwarna merah kuning sampai coklat bila tua. Kayu Eboni terdiri atas kayu gubal yang berwarna putih sampai merah muda dan kayu teras yang berwarna hitam atau coklat vang berbaris-baris hitam. Kayu ini sangat berat, dengan Berat jenis 0,76; kelas keawetan dan kekuatannya digolongkan dalam kelas satu. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim :
|
Diospyros macrophylla Blume
Inggris :
Indonesia : Kayu hitam
Pohon berkayu ini tingginya 10 - 46 m dengan garis tengah batang rata-rata 60 cm, bagian bebas cabang 9 - 30 m, dan kadang-kadang pada bagian bawahnya mempunyai akar papan yang tingginya dapat mencapai 1,50 m. Kulit luar batangnya berwarna coklat atau merah tua, sedangkan bagian tengahnya berwarna putih. Daunnya tunggal, berbentuk bulat memanjang atau jorong, berukuran 7 - 35 cm X 3,5 -19 cm. Bunganya dalam rangkaian berwarna putih dan berbau harum. Buahnya agak bulat, berwarna kemerah-merahan dan berukuran 5 - 6,5 X 5 - 7,5 cm. Kayunya mempunyai berat jenis 0,60, tergolong dalam kelas kekuatan II - III. Kegunaan kayu ini selain sebagai bahan pembuat perabot rumah tangga juga untuk jembatan, bahan bangunan rumah, bagian bagian kapal, patung, ukiran, kerajinan tangan dan finir. |
Kategori : Identitas propinsi
Sinonim : Diospyros cystopus Miq. D. suluensis Merr. D. pachycalyx Merr.
|
|
|